Fenomena Childfree di Kalangan Muslim Milenial
Analisis Sosiologi Islam atas Pergeseran Nilai Keluarga dalam Perspektif Ibnu Khaldun
DOI:
https://doi.org/10.52431/minhaj.v7i1.4199Keywords:
childfree, Muslim milenial, sosiologi Islam, Ibnu KhaldunAbstract
Fenomena childfree di kalangan Muslim milenial muncul sebagai respons atas kompleksitas sosial kontemporer, termasuk tekanan ekonomi, krisis lingkungan, hasrat akan otonomi, serta kritik terhadap institusi keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika tersebut melalui pendekatan sosiologi Islam dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan studi pustaka dan pendekatan tokoh sebagai landasan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan childfree merepresentasikan pergeseran nilai dari pola relasional berbasis tanggung jawab kolektif menuju preferensi identitas individual yang lebih cair. Sakralitas keluarga dalam Islam, khususnya nilai hifz al-nasl dalam kerangka maqāsid al-syarī’ah, mengalami tekanan interpretatif akibat negosiasi nilai dalam budaya modern. Konsep ‘asabiyyah dari Ibnu Khaldun memberi pandangan kritis bahwa ketika solidaritas kolektif dalam keluarga melemah, kohesi sosial yang menopang peradaban ikut terancam. Fenomena childfree dapat dimaknai sebagai gejala awal dari disintegrasi nilai, yang dalam kerangka Ibnu Khaldun merupakan fase kemunduran sosial jika tidak dibarengi pembentukan solidaritas alternatif yang fungsional.
Downloads
References
Abdulloh Hamid, Mila Haibatu Al Watsiqoh, Mohd Kamarulnizam bin Abdullah, and Moh. Hafiyusholeh. “Literasi Digital Santri Milenial: Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Jihadul Chakim Mojokerto.” TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 19, no. 1 (2024): 89–100. https://doi.org/10.19105/tjpi.v19i1.9920.
Afrinald Rizhan, Aprinelita. “Fenomena Childfree Dalam Persfektif Hukum Keluarga Islam Di Indonesia.” In Prosiding Seminar Nasional Universitas Islam Kuantan Singingi, 21–24. Kuantan Singingi: Universitas Islam Kuantan Singingi, 2024.
Agus Siswadi, Gede, and Abdul Basit Cahyana. “Manusia Dan Kebebasan Dalam Fenomena Childfree Ditinjau Dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean-Paul Sartre” 7, no. 1 (2024): 27–43. https://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/.
Al-Azdī, Abū Dāwūd Sulaymān ibn al-Ash`ath. Sunan Abī Dāwūd. Beirut: Dar al‑Fikr, 1996.
Almutiroh, Riris, Nurti Budiyanti, Neng Mulyanti, Laila Nur Sampurna, Aeldi Despriyadi, and Noor Azmi. “Fenomena Childfree Dalam Pandangan Mahasiswa Beragama Islam.” Nizham Journal of Islamic Studies 11, no. 01 (2023): 53–63. https://doi.org/10.32332/nizham.v11i01.6948.
Dzuhayatin, Siti Ruhaini. Pendekatan Konvergensi-Divergensi Dalam Kontestasi Islam Dan Hak Asasi Manusia Internasional. Yogyakarta: UIN SUKA Yogyakarta, 2025.
Fadhilah, Eva. “Childfree Dalam Pandangan Islam.” Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (JSYH) 3, no. 2 (2022): 71–80. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol3.iss2.art1.
Fitriani, Ella. “Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Dan Masyarakat.” Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner 8, no. 6 (2024): 737–42. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v5i2.1978.
Ilman Diansyah Rasnadipoetra, Mirna Nur Alia Abdullah, and Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura. “Childfree Dalam Perspektif Mahasiswa Gen Z: Analisis Teori Pilihan Rasional.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti 12, no. 2 (2025): 498–507.
Indarta, Muhammad, and Imanuddin Abil Fida. “Childfree Dalam Perspektif Islam Dan Sosiologi.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2023): 18–38. https://doi.org/10.46773/usrah.v4i1.633.
Jenuri, Mohammad Rindu Fajar Islamy, Kokom Siti Komariah, Dina Mayadiana Suwarma, and Adila Hafidzani Nur Fitria. “Fenomena Childfree Di Era Modern: Studi Fenomenologis Generasi Gen Z Serta Pandangan Islam Terhadap Childfree Di Indonesia.” Sosial Budaya 19, no. 2 (2022): 81–89. file:///C:/Users/user/Downloads/16602-62146-1-PB.pdf.
Kadir, Surni. “Integration of Ibn Khaldun ’ s Thought in Contemporary Social Analysis , Perspectives of Islamic Sociology.” International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) 7, no. 1 (2025): 432–37. https://doi.org/10.56338/ijhess.v7i1.6986.
Khaldun, Abdurrahman bin Muhammad bin. Mukaddimah Ibnu Khaldun. Indonesia: Pustaka Al-Kautsar, 2001.
Khalwani, Ahmad. “Relasi Agama Dan Negara Dalam Pandangan Ibnu Khaldun.” Resolusi: Jurnal Sosial Politik 2, no. 2 (2019): 107–20. https://doi.org/10.32699/resolusi.v2i2.993.
Luthfiah. M, Sudirman L. “Childfree Di Era Modern: Tantangan Dan Peluang Dalam Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Hukamaa 2, no. 2 (2024): 54–63.
Maulida Rohmatul Laili, Ellyda Retpitasari Retpitasari, and Irma Juliawati. “Interpretasi Islam Atas Wacana Childfree Gita Savitri.” Kediri Journal of Journalism and Digital Media (Kjourdia) 1, no. 1 (2023): 44–69. https://doi.org/10.30762/kjourdia.v1i1.1384.
Mhd. Sufi’y, M. Muslih, Ahmad Khotim. “Implikasi Maqasid Syariah Terhadap Pilihan Reproduksi: Studi Tentang Childfree Di Era Modern.” Bulletin of Islamic Law 1, no. 2 (2024): 73–82.
Moch. Aufal Hadliq Khaiyyul Millati Waddin, Abdul Mujib, Ubaidillah Ubaidillah. “Fenomena Pernikahan Dini, Poligami, Dan Quarter-Life Crisis Telaah Psikologi Sosial Dalam Bingkai Hukum Keluarga Islam Kontemporer.” Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah 6, no. 2 (2025): 136–54. https://doi.org/https://doi.org/10.52431/minhaj.v6i2.3785.
Mohammad Isham Ghoisyafikih Jurianto, Mohammad Rasikhul Islam. “Keputusan Bebas Anak (Childfree) Pada Generasi Z Melalui Analisis Konten Media Sosial.” Lentera: Multidisciplinary Studies 2, no. 3 (2024): 341–48.
Mu’in, Fathul, Miswanto, Relit Nur Edy, Rudi Santoso, and Arif Fikri. “Childfree in Modern Muslim Communities of Lampung and West Java Provinces: A Maqāṣid Al-Sharī’ah Perspective.” El-Usrah 7, no. 2 (2024): 860–77. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i2.22400.
Mukhtar, Umar. “Fortifying the Role of the Maslahah Family as the Foundation of Societal Civilization Amidst Modernization Challenges.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 3 (2024): 42855–63.
Nurhaliza, Anjlan Berutu, Annisyah, M Dai Darmawan, Syafiq Aljani Siagian, Tri Narti Pasaribu, and Rahmad Efendi Rangkuti. “Fenomena Childfree Di Dalam Pernikahan Perspektif Hukum Islam.” Yustisi: Jurnal Hukum & Hukum Islam 10, no. 1 (2023): 154–59.
Prasetiyo, Joko Roby, and Krisbowo Laksono. “The Childfree Phenomenon : Perspectives From Hadith And Sociology.” El Hayah 12, no. 2 (2023): 31–47.
QS. Al-Nahl [16]: 72, n.d.
“QS. Al Hujurāt (49): 13,” n.d.
Rahman, Desi, Alya Syahwa Fitria, Dhea Anisa Lutfiyanti, Ilyasa Irfan M R, Shakira Mauludy Putri Fadillah, and Muhamad Parhan. “Childfree Dalam Perspektif Islam: Solusi Atau Kontroversi?” Jurnal Wanita Dan Keluarga 4, no. 1 (2023): 1–14. https://doi.org/10.22146/jwk.7964.
Rifki Alaudin. “Pengaruh Gaya Hidup Childfree Dalam Kalangan Generasi Modern Indonesia.” Nathiqiyyah 6, no. 2 (2023): 33–40. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i2.858.
Rofiq, Ahmad, Al Faruq, Iim Fahimah, and Zurifah Nurdin. “Analisis Maqashid Syariah Terhadap Pembolehan Perkawinan Childfree Dalam Fatwa Dar Al- Ifta ‘ Mesir No . 4713 Tahun 2019.” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research 5, no. 1 (2025): 7141–57.
Saini. “Pernikahan Childfree: Tren Revolusi Gaya Hidup Generasi Millennial Di Kalangan Generasi Z Dan Dampaknya Perspektif Hukum Keluarga Islam.” Al-Ashlah 03, no. 01 (2024): 36–54.
Sari, Fauziah Harlest. “Peran Keluarga Dalam Pembentukan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Kajian Sosiologi Pendidikan Islam.” MHS Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Keislaman 01, no. 01 (2025): 35–45.
Tika Nadila, Syarifah Mudrika, Angraini Ramli. “Childfree Dalam Perspektif Hadis.” Al-Bukhari 5, no. 2 (2022): 258–77.
Ulum, Moh. Rafiqil. “Childfree Perspektif Maqasid Syariah Muhammad At-Thahir Ibnu Asyur.” Al-Maqashidi 07, no. 02 (2024): 1–21.
Zhafira, Agnes Syakura, Nabilah Putri Arisa, and Nirmala Novtika Putri. “Fenomena Childfree Ditinjau Dari Sudut Pandang Psikologi Dan Islam.” Al-Qalb 15, no. 1 (2024): 19–31.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Moch Aufal Hadliq Khaiyyul Millati Waddin, Moch. Nurcholis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada CONTACT.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah bersifat akademik. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.





