Pembagian Waris Islam dalam Kasus Kematian Berurutan (Munasyakhot)

Studi Putusan Pengadilan Agama Jombang Nomor 559/Pdt.P/2025/PA.Jbg.

Authors

  • M. Al Amin Ilman Huda Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
  • Abd. Holik Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

DOI:

https://doi.org/10.52431/minhaj.v7i2.4706

Keywords:

Munasyakhot, Penetapan Ahli Waris, Pengadilan Agama Jombang, Kompilasi Hukum Islam

Abstract

Penundaan pembagian harta warisan dalam jangka waktu lama sering kali menimbulkan fenomena munasyakhot, yaitu pergeseran hak kebendaan akibat adanya ahli waris yang meninggal dunia secara berurutan sebelum harta peninggalan leluhur sempat dibagikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum (ratio decidendi) Majelis Hakim Pengadilan Agama Jombang dalam mengonstruksikan silsilah kematian bersusun serta menguji konsistensi pembagian porsi waris mutlak pada perkara non-kontensius. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach) terhadap Putusan Pengadilan Agama Jombang Nomor 559/Pdt.P/2025/PA.Jbg. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim secara rigid berhasil merekonstruksi mata rantai silsilah kematian yang terjadi selama tiga dekade dengan mengintegrasikan alat bukti administratif kependudukan tingkat desa dan keterangan saksi dari pamong desa. Konstruksi hukum tersebut meluruhkan hak-hak kelompok ushuliyyin yang telah wafat terlebih dahulu dan menetapkan istri serta anak laki-laki kandung pewaris sebagai ahli waris tunggal yang sah (mustahak). Implikasi praktis dari putusan ini menegaskan bahwa penetapan ahli waris melalui jalur volunter (ex-parte) efektif memberikan kepastian hukum yang mutlak sebagai prasyarat administratif dalam transisi hak keperdataan atas tanah agraria. Kontribusi ilmiah artikel ini menawarkan model penyelesaian urusan waris berlapis yang aman, efisien, dan sinkron dengan sistem peradilan elektronik (E-Court) dalam hukum keluarga Islam kontemporer di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amirullah, M. (2021). Metode penelitian hukum normatif dan empiris. Sanabil. http://etheses.uin-malang.ac.id/64839/2/200201110192.pdf

Anam, M. K. (2022). Rekonstruksi hukum pembuktian dalam perkara volunter kewarisan Islam kontemporer. Jurnal Hukum Keluarga Islam Indonesia, 4(2), 115-128. https://journal.uinsalatiga.ac.id/index.php/ijouls/view/6712

Anwar, K. (2022). Problematika hukum munasyakhot dalam kompilasi hukum Islam dan fiqih klasik. Mizan: Journal of Islamic Law, 6(1), 45-58. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/download/14025/4304/

Ardliansyah, M., Fuad, M., & Sholeh, M. (2024). Reaktualisasi ushul fiqih dan maqashid al-syari'ah dalam perlindungan hak kebendaan ahli waris. Jurnal Syakhsiyah, 8(1), 23-38. https://e-journal.metrouniv.ac.id/syakhsiyah/issue/view/487

Assyafira, N. (2020). Asas ijbari dalam hukum kewarisan Islam di Indonesia: Tinjauan sosiologis dan yuridis. Al-Hidayah: Jurnal Hukum Perdata Islam, 3(2), 89-102. https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/am/article/download/771/529

Azzahra, S. (2022). Doktrin klasik munasyakhot dan implikasinya terhadap kepemilikan aset keluarga Muslim. Jurnal Legalitas Perdata, 14(2), 201-215. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jlu/article/view/54321

Budiman, A. (2023). Penyelesaian perkara kewarisan bersusun di pengadilan agama: Studi komparatif volunter dan kontensius. Jurnal Mimbar Syariah, 11(1), 77-92. https://jurnal.hukum.unisba.ac.id/index.php/syariah/article/view/5112

Fajar, M., & Achmad, Y. (2020). Dualisme penelitian hukum normatif & empiris. Pustaka Pelajar. https://journal.uii.ac.id/Iustum-Quia-Iustum/article/view/14352

Fakhri, M. (2022). Standardisasi administrasi desa dalam mendukung validitas pembuktian peradilan agama. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 10(2), 143-156. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/ahkam/article/view/9924

Fauzan, M. (2021). Integrasi hukum islam klasik dan hukum positif dalam kompilasi hukum Islam di Indonesia. Jurnal Istidlal, 5(2), 112-125. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/istidlal/article/view/3421

Fitriani, R. (2021). Penerapan asas testimonium de auditu dalam perkara pembuktian asal-usul anak dan ahli waris. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 9(1), 55-68. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/ahkam/article/view/7211

Hapsari, D. R., & Wijaya, T. (2022). Perlindungan hak keperdataan janda dan anak yatim dalam penundaan pembagian waris. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 7(2), 134-149. https://journal.uii.ac.id/JSIP/article/view/21430

Harahap, R. A. (2024). E-court dan tantangan modernisasi hukum acara perdata di lingkungan peradilan agama. Jurnal Peradilan Indonesia, 6(1), 12-27. https://journal.uinsalatiga.ac.id/index.php/ijouls/article/view/8123

Hidayat, S. (2023). Kepastian hukum ketetapan ahli waris (al-aushof) dalam perkara non-kontensius demi keperluan agraria. Al-Mazahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 11(2), 189-204. https://ejournal.uin suka.ac.id/syariah/almazahib/article/view/3110

Irianto, S. (2022). Metode penelitian hukum dalam perspektif interdisipliner. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 51(3), 299-312. https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/63401

Kusuma, A. H. (2021). Rekonstruksi silsilah kematian berlapis melalui penetapan ahli waris volunter. Jurnal Hukum Iustum Quia Iustum, 28(3), 445-462. https://journal.uii.ac.id/Iustum-Quia-Iustum/article/view/18903

Lestari, P. (2023). Hermeneutika hukum doktrinal dalam membedah produk putusan peradilan perdata agama. Legal Academy Journal, 5(2), 88-101. https://journal.unesa.ac.id/index.php/laj/article/view/19203

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum: Edisi revisi. Prenadamedia Group. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jlu/article/view/48902

Nugroho, W. (2021). Analisis sosiologi hukum normatif terhadap kesadaran hukum kewarisan masyarakat Muslim Indonesia. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 50(2), 177-190. https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/58901

Pengadilan Agama Jombang. (2025). Putusan Nomor 559/Pdt.P/2025/PA.Jbg tentang Penetapan Ahli Waris. Pengadilan Agama Jombang.

Pradana, A. (2023). Pendekatan mixed-methods dalam penelitian hukum keluarga Islam kontemporer di Indonesia. Jurnal Studi Hukum Islam, 5(2), 210-225. https://journal.uinsalatiga.ac.id/index.php/ijouls/article/view/7113

Pratama, R., & Handayani, S. (2023). Kedudukan hukum ahli waris pengganti (plaatsvervulling) dalam pasal 185 kompilasi hukum Islam. Jurnal Hukum Keluarga, 8(1), 44-59. https://journal.uii.ac.id/JSIP/article/view/28910

Raharjo, T. (2024). Mediasi sosiologis dalam mengatasi konflik penundaan pembagian waris pada masyarakat adat Muslim. Jurnal Ilmu Syariah, 16(1), 102-117. https://jurnal.hukum.unisba.ac.id/index.php/syariah/article/view/4321

Ramadhan, I. (2024). Penalaran hukum (legal reasoning) hakim dalam menafsirkan teks hukum formal di tengah keterbatasan bukti tertulis. Jurnal Hukum Iustum Quia Iustum, 31(1), 115-132. https://journal.uii.ac.id/Iustum-Quia-Iustum/article/view/25611

Saputra, D. (2022). Legitimasi nasab dan rantai pembuktian silsilah kematian berurutan di hadapan hukum peradilan. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 51(2), 165-178. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mmh/article/view/42103

Sari, M. (2020). Metode perhitungan matematis bersusun dalam penyelesaian fiqih munasyakhot klasik. Al-Daulah: Jurnal Hukum Islam, 9(2), 211-226. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/al_daulah/article/view/12453

Savitri, E. (2023). Perlindungan aset agraria melalui produk penetapan ahli waris volunter di peradilan agama. Al-Mazahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 11(1), 45-60. https://ejournal.uin-suka.ac.id/syariah/almazahib/article/view/2881

Suharto, A. (2022). Sumber hukum perdata Islam di Indonesia: Tinjauan terhadap kitab fiqih otentik dan kompilasi hukum Islam. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 10(1), 89-104. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/ahkam/article/view/10431

Suryono, B. (2024). Sinkronisasi data peradilan agama dan kementerian ATR/BPN dalam pendaftaran tanah warisan berbasis elektronik. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 53(1), 14-29. https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/72104

Utami, S. (2021). Urgensi validitas kesaksian pamong desa dalam perkara volunter pembuktian waris di pengadilan. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 50(4), 388-401. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mmh/article/view/39902

Wahyudi, F., & Utami, L. (2023). Kesadaran hukum dan resistensi keluarga terhadap pembagian faraidh klasik di era modern. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 11(2), 230-245. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/ahkam/article/view/11204

Zainuddin, M. (2023). Metode penelitian hukum normatif: Sebuah ulasan metodologis formal. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 52(1), 66-79. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mmh/article/view/51204

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Huda, M. A. A. I., & Holik, A. (2026). Pembagian Waris Islam dalam Kasus Kematian Berurutan (Munasyakhot): Studi Putusan Pengadilan Agama Jombang Nomor 559/Pdt.P/2025/PA.Jbg. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 7(2), 295–313. https://doi.org/10.52431/minhaj.v7i2.4706

Issue

Section

Articles