Rekonstruksi Konsep 'Aib Mujiz Li Al-Fasakh Dalam Fikih Klasik: Studi Urgensi Medical Check-Up Pra-Nikah di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.52431/minhaj.v7i2.4540Keywords:
'Aib al-Nikah, Fasakh Nikah, Cacat Kesehatan, Medical Check-Up, Pra-Nikah, Maqashid al-Syari'ahAbstract
Penelitian ini mengkaji rekonstruksi konsep 'aib dalam fikih klasik sebagai landasan normatif fasakh nikah atas dasar cacat kesehatan tersembunyi, serta relevansinya terhadap urgensi integrasi medical check-up pra-nikah dalam sistem hukum perkawinan Islam di Indonesia. Menggunakan pendekatan yuridis-normatif berbasis kajian kepustakaan (library research) dengan analisis komparatif lintas mazhab dan perspektif maqashid al-syari'ah, penelitian ini menemukan bahwa konsep 'aib mujiz li al-fasakh dalam fikih klasik memiliki daya ekspansi epistemologis yang memadai untuk mengakomodasi penyakit-penyakit medis kontemporer seperti HIV/AIDS, hepatitis kronis, dan kelainan genetik yang tidak dikenal dalam literatur klasik. Rekonstruksi konsep ini mengarah pada kesimpulan bahwa pemeriksaan kesehatan pra-nikah bukan sekadar anjuran administratif, melainkan merupakan kewajiban syar'i yang dapat diderivasi dari prinsip la dharara wa la dhirara dan perlindungan terhadap jiwa (hifzh al-nafs) serta keturunan (hifzh al-nasl). Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah Indonesia menerbitkan regulasi yang mewajibkan medical check-up pra-nikah sebagai syarat pencatatan perkawinan, selaras dengan prinsip-prinsip fikih Islam dan hak asasi manusia bidang kesehatan
Downloads
References
Al-Daruquthni, Ali ibn ‘Umar. Sunan al-Daruquthni. 5 Jilid. Beirut: Muassasat al-Risalah, 2004.
Al-Kasani, Abu Bakr ibn Mas’ud. Bada’i’ al-Shana’i’ fi Tartib al-Syara’i’. 7 Jilid. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1986.
Al-Marghinani, Burhan al-Din. Al-Hidayah Syarh Bidayat al-Mubtadi’. 4 Jilid. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi, t.t.
Al-Nawawi, Yahya ibn Syaraf. Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab. 20 Jilid. Beirut: Dar al-Fikr, t.t.
Al-Qaradhawi, Yusuf. Min Hadyi al-Islam: Fatawa Mu’ashirah. Jilid III. Beirut: Dar al-Qalam, 2003.
Al-Sarakhsi, Syams al-Din. Al-Mabsuth. 30 Jilid. Beirut: Dar al-Ma’rifah, t.t.
Al-Syathibi, Ibrahim ibn Musa. Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. 4 Jilid. Kairo: Dar Ibn ‘Affan, 1997.
Al-Syirazi, Abu Ishaq. Al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam al-Syafi’i. 3 Jilid. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1995.
Al-Zuhayli, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh. 10 Jilid. Damaskus: Dar al-Fikr, 2006.
Armia, Muhammad Siddiq. Penentuan Metode dan Pendekatan Penelitian Hukum. Banda Aceh: Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia, 2022.
Fikri et al. “Transformation of Maqāṣid Shariʼah in Divorce Mediation in Religious Courts: Revitalization of the Bugis-Mandar Customs, Indonesia.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 7, no. 1 (2023): 431–454. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i1.9141. (Sinta 1/Scopus)
Hermanto, Agus, dkk. “Pembaharuan Hukum Keluarga Islam dalam Menghadapi Tantangan Sosial Kontemporer Perspektif Maqashid Syariah.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 2 (2024): 1–18.
Ibn ‘Abidin, Muhammad Amin. Radd al-Muhtar ‘ala al-Durr al-Mukhtar. 8 Jilid. Beirut: Dar al-Fikr, 1992.
Ibn Farhun, Ibrahim. Tabshirat al-Hukkam fi Ushul al-Aqdiyyah wa Manahij al-Ahkam. 2 Jilid. Kairo: Maktabat al-Kulliyyat al-Azhariyyah, 1986.
Ibn Manzur, Muhammad ibn Mukarram. Lisan al-‘Arab. 15 Jilid. Beirut: Dar Shadir, 1990.
Ibn Nujaym, Zayn al-Din. Al-Asybah wa al-Nazha’ir. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1999.
Ibn Qudamah, Muwaffaq al-Din. Al-Mughni. 15 Jilid. Riyadh: Dar ‘Alam al-Kutub, 1997.
Ibn Rushd, Muhammad ibn Ahmad. Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid. 2 Jilid. Beirut: Dar al-Fikr, t.t.
Indonesia. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Lembaran Negara RI Tahun 1974 Nomor 1.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Lembaran Negara RI Tahun 2019 Nomor 186.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 144.
Irwansyah. Penelitian Hukum: Pilihan Metode dan Praktik Penulisan Artikel. Edisi ke-3. Yogyakarta: Mira Buana Media, 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Perkembangan HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Seksual Menular Triwulan II Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI, 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin. Jakarta: Kemenkes RI, 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Surat Edaran Nomor HK.02.02/V/2375/2022 tentang Penyelenggaraan Skrining Kesehatan bagi Calon Pengantin. Jakarta: Kemenkes RI, 2022.
Kurniawan, A., dan H. Hudafi. “Konsep Maqashid Syariah Imam Asy-Syatibi dalam Kitab Al-Muwafaqat.” Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial 15, no. 1 (2021): 29–38.
Majma’ al-Fiqh al-Islami al-Dawli. Qarar Raqm 104 (3/12) Bisy’an al-Fuhushat al-Tibbiyyah Qabla al-Zawaj wa al-Wiladah. Jeddah: OIC, 2000.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Cet. ke-15. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2021.
Mulyani, Nini, dan Darsul Puyu. “Fenomena Fasakh Nikah di Era Kontemporer: Studi Perbandingan Mazhab al-Syafi’i dan Mazhab Hanafi.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Madzhab 4, no. 2 (2023): 1–18.
Nia, H., Suarning, S., dan A. F. Karim. “Analysis of Maslahah Mursalah in the Implementation of Tetanus Toxoid Immunization as a Marriage Requirement (A Study in the Pitu Riase Sub-district, Sidrap Regency).” Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam 2, no. 1 (2023): 58–75. https://doi.org/10.35905/marital_hki.v2i1.7139.
Nur Mustofa, Kholifatun. “Adjudicating Underage Marriages at Religious Courts: A Progressive Collaboration between Judiciary and Health Authority.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 16, no. 2 (2023): 342–363. (Sinta 1/Scopus)
Nurcholish, Ahmad, dan Ahmad Ghaussi. “HIV AIDS Sebagai Faktor Fasakh Nikah dalam Perspektif Fiqh Syafi’iyah.” Jurnal Al-Nadhair 1, no. 1 (2022): 97–110. https://doi.org/10.61433/alnadhair.v1i01.20.
Nurvadilah, A., D. N. A. N. Ilmas, S. Marpuah, A. A. Wakhid, dan S. Ezzerouali. “Women, Law, and Maqashid Syari‘ah: An Analysis of Protection in Indonesia and Malaysia.” Ahkam: Jurnal Hukum Islam 13, no. 2 (2025): 138–163. https://doi.org/10.21274/ahkam.2025.13.2.1-23. (Sinta 2)
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS.
Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan.
Saudi Arabia. Council of Ministers Decision No. 219 of 2004 Regarding Pre-Marital Medical Examination.
Sinaga, G. R. I., B. D. Nugroho, dan F. U. Nasution. “The Impact of Implementing Premarital Health Test Certificate Requirements on Unregistered Marriage Practices.” Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum 27, no. 2 (2024): 1–20.
Tamrin, Khusni. “Premarital Check Up dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah.” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam 3, no. 1 (2021): 89–114. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v3i1.435.
Thoid, Muhammad, dan Abu Yazid. “Analisis Fasakh Nikah Menurut UU Perkawinan dan Relevansinya dengan Hukum Islam.” Al-Muqaranah: Jurnal Perbandingan Madzhab 1, no. 1 (2023): 1–20.
UNAIDS. Global HIV & AIDS Statistics — 2023 Fact Sheet. Geneva: UNAIDS, 2023.
United Arab Emirates. Federal Law No. 11 of 2008 on Medical Liability.
World Health Organization. “Hepatitis B: Key Facts.” Geneva: WHO, 2023. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-b. Diakses 10 Februari 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Althaf Muhammad Farras Zafri, Arisman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada CONTACT.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah bersifat akademik. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.




