Analisis Manhaj Penafsiran Tafsir Al-Qurtubi dan Tafsir Al-Munir dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa’ Ayat 58-59
DOI:
https://doi.org/10.52431/ushuly.v5i2.4139Keywords:
Al-Qurtubi, Wahbah az-Zuhaili, manhaj tafsir, QS. An-Nisa’ 58–59, AmanahAbstract
Penelitian ini membahas analisis perbandingan manhaj penafsiran antara Al-Qurtubi dalam Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an dan Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir terhadap QS. An-Nisa’ ayat 58-59. Kedua mufassir tersebut memiliki latar belakang keilmuan, metode, dan corak tafsir yang berbeda, namun sama-sama memberikan kontribusi penting dalam memahami konsep amanah, keadilan, dan ketaatan kepada Allah, Rasul, serta ulil amri. Al-Qurtubi lebih menekankan tafsir dengan pendekatan fiqhi klasik, banyak mengutip hadis dan pendapat ulama terdahulu serta menggunakan metode tahlili. Sementara itu, Wahbah az-Zuhaili memadukan pendekatan naqli dan ‘aqli, menghadirkan penafsiran yang lebih sistematis, modern, dan relevan dengan konteks kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya sependapat tentang pentingnya amanah dan keadilan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara, namun berbeda dalam gaya penyajian, sistematika, serta keluasan cakupan penafsiran. Penelitian ini menegaskan bahwa pesan utama QS. An-Nisa’ ayat 58-59 tetap relevan sebagai pedoman etika sosial, hukum, dan pemerintahan di era modern.
Downloads
References
Al-Qurtubi. Al-Jami’ Li Ahkam al-Qur’an. Ar-Resalah Publishers., 1427.
Hariyono, Andy. ANALISIS METODE TAFSIR WAHBAH ZUHAILI DALAM KITAB AL-MUNIR. 1, no. 1 (2018).
Hidayat, Wildan. “MODERNITAS PENAFSIRAN AL-QUR’AN (Metodologi Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili).” Cross-Border 6, no. 1 (2023): 283–304.
Isnaini, Subi Nur. “Hermeneutika Al-Qurtubi:” SUHUF 15, no. 2 (2022): 379–402. https://doi.org/10.22548/shf.v15i2.752.
Sholeh, Moh Jufriyadi. “TAFSIR AL-QURTUBI: METODOLOGI, KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA.” Reflektika 13, no. 1 (2018): 49–66. https://doi.org/10.28944/reflektika.v13i1.173.
Wahbah Az-Zuhaili. Tafsir al-Munir. Dar al-fikr, 1991.



