Target Hafalan sebagai Motivasi Belajar dalam Membentuk Karakter di Lingkungan Pesantren

  • Muhammad Anas Ma`arif Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto
  • Salamatu Rochmah Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto
Keywords: Memorizing Targets, Learning Motivation, Character Education, Islamic Boarding Schools

Abstract

Education is a place to create a cadre of people who excel cognitive, affective, psychomotor and spiritual. To achieve this goal, it is necessary to have motivation to be able to carry out all educational goals. Building learning motivation within the pesantren environment, including one of which is targeted. Memory memorization that is carried out consistently can be a learning motivation for students. With the growing learning motivation of students, their goals can be easily achieved, including the goals of Islamic education. And one of the goals of Islamic education is to form noble character or character formation. the purpose of this paper is to explain and analyze memorized targets to build students' motivation to form characters in the pesantren environment. This study uses the study of library research, which collects books, journals and research results that are relevant to the theme. memorized targets are adjusted to the age conditions of santri with habituation, exemplary, reward and punishment strategies. the character is formed by refracting to carry out memorization and motivation to carry out with awareness.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, Fina Surya. Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata, 2017.
Arsyad, Ahmad Mahfud. Motivasi Pengembangan Diri (Menggali Potensi Meraih Kesuksesan), Seminar Nasional di Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, tanggal 1 Juni 2018
Budiyono, Amirullah dan Haris. Pengantar Manajemen. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu, 2004.
Sukirman, Dadang. Pembelajaran Micro Teaching. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama
Akhiruddin, K. M. “Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara.” Jurnal Tarbiya 1, no. 1 (2015): 195–219.
Ansari, Muhammad Iqbal. “Pelaksanaan Karantina Tahfidzh Al-Qur’an 30 Hari untuk Siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Banjarmasin.” Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah 2, no. 2 (2017): 1–18.
Aprilianto, Andika. “Karakteristik Individu Dan Persepsi Tentang Gaya Pengasuhan Terhadap Hasil Belajar Siswa.” Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2, no. 2 (6 Desember 2017): 54–62. https://doi.org/10.31538/nidhomulhaq.v2i2.30.
Arif, Mahmud. Pendidikan Islam transformatif. Cet. 1. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta : Distribusi, LKiS Pelangi Aksara Yogyakarta, 2008.
Aris, Shoimin. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014.
Bahruddin, A. H., Endin Mujahidin, dan Didin Hafidhuddin. “Metode Tahfizh Al-Quran Untuk Anak-Anak Pada Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus Jawa Tengah.” TA’DIBUNA 6, no. 2 (2018): 65–75.
Bakri, Masykuri, dan Dyah Werdiningsih. Membumikan nilai karakter berbasis pesantren: belajar dari best practice pendidikan karakter pesantren dan kitab kuning. Jakarta: Nirmana Media, 2011.
Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi pesantren: studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Cet. 8 rev. Jakarta: LP3ES, 2011.
Fachrudin, Yudhi. “Pembinaan Tahfizh Al-Quran Di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangerang.” Jurnal Kordinat 16, no. 2 (2017): 325–348.
Fatmawati, Erma. Profil pesantren mahasiswa: karakteristik kurikulum, desain pengembangan kurikulum, peran pemimpin pesantren. Cetakan I. Yogyakarta: LKiS, 2015.
Hasan, Nor. “Fullday school (model alternatif pembelajaran bahasa asing).” Tadris: jurnal pendidikan islam 1, no. 1 (2006). http://ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/tadris/article/view/194.
Hosnan, M. Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21: kunci sukses implementasi kurikulum 2013. Cet. pertama. Ciawi, Bogor: Ghalia Indonesia, 2014.
Ismanto, Heri Saptadi. “Faktor-faktor Pendukung Kemampuan Menghafal Al-qur? στ$ıota$\’Oτδσan Dan Implikasinya Dalam Bimbingan Dan Konseling (Studi Kasus Pada Beberapa Santri Di Pondok Pesantren Raudlotul Qur? στ$ıota$\’Oτδσan Semarang).” Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) 1, no. 1 (2011).
John W, Santrock. Psikologi Pendidikan. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo BS. 6 ed. Jakarta: Prenada Media Grup, 2015.
Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 2009.
Ma`arif, Muhammad Anas. “Analisis Konsep Kompetensi Kepribadian Guru PAI Menurut Az-Zarnuji.” ISTAWA 2, no. 2 (2017): 35–60.
———. “Analisis Strategi Pendidikan Karakter Melalui Hukuman Preventif.” Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam 6, no. 1 (6 Maret 2018): 31–56. https://doi.org/10.21274/taalum.2018.6.1.31-56.
———. “Pendidikan Islam Dan Tantangan Modernitas.” Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 1, no. 2 (26 Maret 2016): 47–58.
Ma`arif, Muhammad Anas, dan Ari Kartiko. “Fenomenologi Hukuman di Pesantren : Analisis Tata Tertib Santri Pondok Pesantren Daruttaqwa Gresik.” Nadwa 12, no. 1 (22 Juni 2018): 181–96. https://doi.org/10.21580/nw.2018.12.1.1862.
Ma’arif, Muhammad Anas. “Hukuman (Punishment) Dalam Perspektif Pendidikan Di Pesantren.” Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (1 Juni 2017): 1–20. https://doi.org/10.21274/taalum.2017.5.1.1-20.
Maimori, Romi. “Efektifitas Program Syar’i: Hafalan Alquran Dengan Menggunakan Metode One Day Three Lines Pada Siswa Mtsn 01 Limapuluh Kota.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 15, no. 2 (2017): 201–212.
Mar’ati, Rela. “Pesantren Sebagai Basis Pendidikan Karakter; Tinjauan Psikologis.” Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman 1, no. 1 (2014): 1–15.
Mastuhu. Dinamika sistem pendidikan pesantren: suatu kajian tentang unsur dan nilai sistem pendidikan pesantren. 2 ed. Jakarta: INIS, 1994.
Musfah, Jejen, ed. Pendidikan holistik: pendekatan lintas perspektif. Ed. 1. Rawamangun, Jakarta: Kencana, 2012.
Puspitasari, Euis. “Pendekatan Pendidikan Karakter.” Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi 3, no. 2 (2016).
Qomar, Mujamil. Pesantren: dari transformasi metodologi menuju demokratisasi institusi. Ciracas, Jakarta: Erlangga, 2005.
Ramadhan, Yoga Achmad. “Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Santri Penghafal Al-Quran.” Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi 17, no. 1 (2012): 19–32.
Said, Agil Sirajl. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial. Bandung: Mizan, 2006.
Sayska, Dwi Sukmanila. “Implementasi Nilai Religius Dalam Pendidikan Karakter Berbasissunnah Rasulullah.” Hijri 6, no. 2 (2017).
Schunk, Dale H. Learning theories: an educational perspective. 6th ed. Boston: Pearson, 2012.
Subhi, Imam. “Rekonstruksi Pendidikan Pesantren Dalam Pembentukan Kader Ulama.” Ijtimaiyya 5, no. 1 (2016): 49–70.
Suprayogo, Imam. Pengembangan pendidikan karakter. Malang: UIN Maliki Press, 2013.
Suprihatin, Siti. “Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.” PROMOSI: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi 3, no. 1 (2015). https://doi.org/10.24127/ja.v3i1.144.
Surya Mohammad. Psikologi Guru, Konsep dan Aplikasi, dari Guru untuk Guru,. Bandung: Alfabeta, 2013.
Suryono, Suryono, Ari Anshori, dan Muthoifin Muthoifin. “Metode Pembelajaran Taḥfīẓ Al-Qur’an Di Madrasah Aliyah Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar Dan Madrasah Aliyah Al-Kahfi Surakarta.” Profetika: Jurnal Studi Islam 17, no. 02 (2017): 29–35.
Wina, Sanjaya. Strategi Pembelajaran: Berorientasi Standar Psoses Pendidikan. 11 ed. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006.
Zubaedi. Desain Pendidikan karakter, Konsepsi dan Aplikasinya dalam Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada, 2011.
Published
2018-08-13
How to Cite
Ma`arifM., & Rochmah, S. (2018). Target Hafalan sebagai Motivasi Belajar dalam Membentuk Karakter di Lingkungan Pesantren. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 105-127. Retrieved from http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/murobbi/article/view/127