Signifikansi Nilai Pendidikan Multikultural dalam Animasi Upin dan Ipin terhadap Sikap Toleransi Beragama

  • Al Ihwanah Al Ihwanah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi
Keywords: Multicultural Education, Upin and Ipin, Religious Tolerance

Abstract

Indonesian society is diverse culture and religion. It wants the next generation to have an attitude of religious tolerance. This attitude of tolerance can be nurtured from a basic age. In the present age children have a love interest animated series either through the media of television, gadgets, or the internet. The animated series that are often watched are Upin and Ipin. In the animation is portrayed the main character of Islam but familiar with different cultural friends and different religions. This study analyzed the value of multicultural education in Upin and Ipin animation series, and its significance to the religious tolerance of children. Based on interviews, field observations, and the reading of the animated film series Upin Ipin, this article argues that the multicultural values ​​in Upin and Ipin animation series have significance in fostering the attitude of religious tolerance of Elementary School students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsimi. Pesan-Pesan Budaya Film-Film Anak-Anak dalam Tayangan Televisi (Studi tentang Pengaruh Sistem Modern terhadap Perilaku Sosial Remaja di Kota Cianjur). Jakarta: CV. Eka Putra. 1995.
Baidhawy, Z. Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga. 2002.
Budiman, Nandang. Memahami Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas. 2006.
Darajat, Z. Pendidikan Islam Dalam Keluarga Dan Sekolah. Jakarta: CV Ruhama. 1995.
Darwanto. Televisi Sebagai Media Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2007.
Hidayati, Arini. Televisi dan Perkembangan Sosial Anak. Yogyakarta: pustaka Pelajar. 1998.
Ihwanah, Al. " Strategi The Power Of Two Dan Implikasinya Terhadap Efektivitas Pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah." Tarbiyatuna [Online], 7.1 (2016): 103-118. Web. 24 Mar. 2018
Imarah, Muhammad. Islam dan Pluralitas: Perbedaan dan Kemajemukan dalam Bingkai Persatuan. Jakarta: Gema Insani. 1999.
Irianta, Yosal. Literasi Media, Apa, Mengapa, Bagaimana, Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2009.
Junaidi, A. Muhli. Bermain dan Belajar Bersama Upin dan Ipin, Yogyakarta: DIVA Press. 2009.
Kurtines, William M. dan Gerwitz, Jacob L. Moralitas, Perilaku Moral, Dan Perkembangan Moral. Jakarta: Universitas Indonesia. 1992.
Rahmat, Jalaluddin dan Muhtar G. Keluarga Muslim Dalam Masyarakat Modern. Bandung: Remaja Rosda Karya. 1993.
Limburg, Val E. Electronic Media Ethics. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2008.
Musthafa, F, S. Kurikulum Pendidikan Anak Muslim. Surabaya: Pustaka Elba. 2009.
Mulyana, Deddy. Human Communication (Prinsip-Prinsip Dasar). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2005.
Neil. J, S. Teori-teori Perkembangan Manusia. terj. M. Khozin. Bandung: Nusa Media. 2009.
Poerwadarminta, WJ, S. Kamus Umum Bahasa Indonesia edisi ketiga, cet ke-3. Jakarta: Balai Pustaka. 2006.
Rif‟ah, M. Mendidik Anak Berkualitas. Jurnal Attarbiyah, XIII Nomor 2. 2002.
Rosyada, D. Materi, Kurikulum, Pendekatan, dan Metode Pendidikan Agama Dalam Prespektif Multikultural. Edukasi. Volume 4, Nomor 1. 2006.
Singarimbun, Masri. Metode Penelitian Survai. Jakarta: PT Pustaka LP3ES. 1989.
Supriyanto, Agus dan Amien Wahyudi. Skala Karakter Toleransi: Konsep dan Operasional Aspek Kedamaian, Menghargai Perbedaan dan Kesadaran Individu. Jurnal Ilmiah Counsellia, Volume 7 No. 2, Nopember 2017.
Tankard JR, James W dan Severinm Werner J. Teori Komunikasi (Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa). Jakarta: Prenada Media. 2005.
Wahyuning, Wiwit, Jash dan Racmadiana, Metta. Mengkomunikasikan Moral Kepada Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2003.
Weber, Philiph, Robert. Basic Content Analysis. California: Sage Publication. 1990.
Published
2018-03-12
How to Cite
Al Ihwanah, A. I. (2018). Signifikansi Nilai Pendidikan Multikultural dalam Animasi Upin dan Ipin terhadap Sikap Toleransi Beragama. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 01-16. Retrieved from http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/murobbi/article/view/120