Relasi Ulama Dan Umara Dalam Al-Qur’an

Kajian Tematik Ayat Kepemimpinan Dalam Tafsir Al-Mishbah

Authors

  • Lana Nur Auliya Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
  • Fathoni Fathoni Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

DOI:

https://doi.org/10.52431/ushuly.v5i1.3604

Keywords:

reasi ulama umara, pemimpin dan ulama, kepemimpinan ulama

Abstract

Orang yang berwenang menyelenggarakan suatu sistem pemerintahan disebut pemimpin atau umara, sedangkan orang yang ahli dalam ilmu agama Islam disebut ulama, bentuk tunggal dari kata alim. Tentu saja peran ulama dalam menjalankan perannya sebagai umara adalah mendampingi, mengawasi, dan menasihati umara dalam kapasitasnya sebagai pemimpin bangsa. Umara dan ulama bersama-sama membangun bangsa dengan tujuan mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan. Dalam penafsirannya terhadap QS. Yusuf: 47–49, Quraish Shihab menjelaskan mengapa Nabi Yusuf dan Raja Mesir bekerja sama dengan baik saat itu. Ini menunjukkan betapa pentingnya persahabatan mereka untuk diusung. Jadi memunculkan pertanyaan bagaimana relasi ulama dan umara? Jenis penelitian ini ialah deskriptif analisis, bila dilihat dari jenis penelitian ini bersifat riset kepustakaan (Library Research). Ulama mempunyai peran dan fungsi mereka sendiri, begitu pula dengan umara. Namun, keduanya saling berkaitan dalam hal-hal tertentu dan saling memperkuat, seperti dalam memecahkan masalah masyarakat melalui musyawarah, memperjuangkan keadilan, dan mencintai kebaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa relasi antara ulama dan umara sebenarnya tidaklah berbeda secara mutlak, melainkan saling berkaitan satu sama lain. Dengan demikian, pemisahan antara keduanya tidak selalu menghasilkan sekularisme. Ulama dan umara mungkin memiliki pemahaman yang berbeda, namun tetap memiliki hubungan yang erat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Baso, Sastra Pesantren dan Jejaring Teks-teks Aswaja-Keindonesiaan dari Wali Songo ke Abad 19, (Jakarta, Pustaka Afid, 2012)

Akadamiyyah al-Hikmah al-Aqliyyah, Mizan al-Fikr, (Qum: Madrasah Akadamiyyah al-Hikmah al-Aqliyyah, 2010),

Al-Qurthubi, Jami’ul Ahkam, Jilid 25

Ari Prasetyo, Kepemimpinan dalam Perspektif Islam, (sidoarjo, Zifatama Jawara, 2014)

Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, Etika Berkeluarga, Bermasyarakat, dan Berpolitik, (Jakarta, Lajnah Pentashihan al-Qur’an, 2009)

Bahrul Ulum, Sinergitas Ulama dan Umara, (Al-Daulah, Jurnal Hukum dan Perundangan Islam, Volume 9, 2019)

Bahrul Ulum, Ulama dan Politik, Yogyakarta; Pustaka Pelajar, 2015

Dadang Kahmad, Sosiologi Agama (Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2006)

George A. Makdisi, Cita Humanisme Islam, Panorama Kebangkitan Intelektual dan Budaya Islam dan Pengaruhnya terhadap Renaisans Barat, terj. A.Syamsu Rizal & Nur Hidayah (Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2000)

Hadari Nawawi, Kepemimpinan Menurut Islam (Yogyakarta, Gadjah Mada University Press, 1993)

Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), Tafsir al-Azhar, juz 1, (Jakarta, Pustaka Panjimas), 1994

Hendro Puspito dalam Yusneni Achmad, Sosiologi Politik, (Yogyakarta, Deepublish, 2019)

Kamal Basyuni, Qa’id al-Fikr al-Islami; Umar bin al-Khatab, Jilid 5, (Kairo, Maktabah al-Nahdhah al-Mishriyyah, 1993)

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer II (Tafsir Al-Qur’an Tematik) Seri 3 (Jakarta, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2012)

M. Amiruddin Hasbi, Perjuangan Ulama Aceh di tengah Konflik, (Yogyakarta Caninet Press, 2004)

M. Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur’an, (Bandung, Mizan Media Utama, 1994)

M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Mishbah; Pesan Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, (Jakarta, Lentera hati, 2002)

M. Sidi Ritaudin, Etika Politik Islam, (Jakarta. Tranmisi Media, Cet I, 2012)

Nikmatin Tujiza, Peran Ulama dan Umara Dalam Penguatan Aqidah Masyarakat, (Aceh, UIN Ar Raniry, 2018)

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Bahasa Indonesia, (Jakarata: Pusat Bahasa, 2008)

QS Fathir; Ayat 28

Sulaiman Ibn al-Asy’as as-Sijistani Abu Dawud, Sunan Abi Dawud, Juz. 3 (Beirut: Darul Fikri, 1994)

Yogi Kurniawan, Hubungan Ulama dan Umara Menurut Imam Ghazali dan Relevansinya di Indonesia, (Lampung, Skripsi UIN Raden Intan, 2018)

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Auliya, L. N., & Fathoni, F. (2026). Relasi Ulama Dan Umara Dalam Al-Qur’an: Kajian Tematik Ayat Kepemimpinan Dalam Tafsir Al-Mishbah. Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.52431/ushuly.v5i1.3604

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)