Istiqamah dalam Al-Qur’an untuk Menyikapi Tekanan Hidup Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.52431/ushuly.v5i2.4533Keywords:
istiqāmah, Tafsir Maudhu’i, Tekanan Hidup ModernAbstract
Perkembangan dalam kehidupan modern membawa arus kemajuan dibidang teknologi, disisi lain kemajuan ini juga meningkatkan tekanan psikologis seperti kecemasan, krisis makna hidup dan lemahnya integritas sosial. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji konsep istiqamah dalam al-Qur’an dengan relevansinya dalam menghadapi tekanan hidup era modern. Penelitian ini menggunakan metode tafsir maudhui’ dengan meliputi menentukan tema, mengumpulkan ayat (dan hadis) yang berkaitan dengan konsep istiqamah, mengklasifikasikan kandungan ayat, lalu menafsirkan ayat dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep istiqamah dalam al-Qur’an mencangkup tiga dimensi utama, diatarannya keteguhan akidah, konsistensi dalam amal dan integritas dalam hubungan sosial. Analisis terhadap Qs Fussilat (41): 30, Qs Hud (11): 112 dan Qs at-Taubah (9): 7. Mengidentifikasikan bahwa istiqamah memiliki peran utama sebagai bentuk ketahanan spritual dan moral. Dalam konteks era modern, istiqamah memiliki peran penting dalam penopang stabilitas psikologis, memandu prilaku untuk konsisten serta landasan etika dalam menjalan kehidupan sosial. Selain dari itu istiqamah mempunyai keutamaan seperti memiliki ketenangan jiwa, pengampunan dosa, kelapangan rezeki serta sikap moderat dalam beragama. Dengan demikian istiqamah merupakan konsep terpadu yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga fungsiona dalam menjawab tantangan kehidupan era modern saat ini.
Downloads
References
Abu Fida Isma‟il bin „Amr Bin Katsir, Tafsir al-Qur‟an al-„Azhim, (Iskandariah: Darul Aqidah) hlm. 175
Ahmad Mustafa Al-Maraghi, Tafsir Al-Maraghi, (Mesir: Mustafa Al-Babi Al-Halabi), hlm. 127
Ahmad Musthafa Al-Maraghi, tafsir Al-Maraghi, juz x (Mesir: Musthafa Al-Babi Al-Halabi, 1394H/1974M), terj. Anwar Rasyidi dkk.(Semarang: PT Karya Toha Putra<1987), h. 105-106
Amir Arsyad, “ISTIQOMAH DALAM AL-QUR’AN (PERSPEKTIF TAFSIR AL-MARAGHI)” (Undergraduate, UIN Raden Intan Lampung, 2017), https://repository.radenintan.ac.id/2705/.
Dr. St. Nurhayati Ali, Problema Manusia Modern (Solusi Tasawuf Menurut Seyyed Hossein Nasr) (Depok: Rajawali Pers, 2022), h. 109
Fa’iz Alfaris and Eni Zulaiha, “RELEVANSI SIKAP ISTIQAMAH DENGAN KEBAHAGIAAN HIDUP MANUSIA DALAM TAFSIR AL-MARAGHI KARYA AHMAD MUSTHAFA AL-MARAGHI DAN TAFSIR AL-MISBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB,” JUTEQ: JURNAL TEOLOGI & TAFSIR 2, no. 5 (2025): 1086–99.
KHARIS ABDURROHMAN HADI, “KONSEP ISTIQOMAH DALAM MENUNTUT ILMU (STUDI TERHADAP AL-QUR’AN SURAT FUSHSHILAT AYAT 30)” (other, IAIN SALATIGA, 2018), http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/4648/.
M. Fuad Abdul Baqi, Mu‟jam Mufahras li Alfaz al-Qur‟an alKarim, (Kairo: Darul Hadis), hlm. 687
M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur‟an, vol. 12/hlm. 50
Muhammad bin Ali bin Muhammad asy-Syaukani, Tafsir Fathul Qadir, terj. Amir Hamzah Fachruddin, ed. Besus Hidayat (Jakarta: Pustaka Azzam, 2013), h. 951
Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja & dan Cara Menghadapinya,” accessed March 26, 2026, //ayosehat.kemkes.go.id/pentingnya-kesehatan-mental-bagi-remaja.
Qurthubi, Tafsir Al-Qurthubi (Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an), terj. Ahmad Khatib dkk., ed. Mukhlis B. Mukti (Jakarta: Pustaka Azzam, 2009), h. 371
“RELAKSASI DAN MINDFULNESS UNTUK MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI TENGAH TUGAS DAN TUNTUTAN HIDUP MODERN | Pratiwi | Journal of Community Service in Health,” accessed March 26, 2026, https://rumahjurnal.umpri.ac.id/index.php/JCSH/article/view/84/50.
Samsul Munir Amin, Ilmu Akhlak, ed. 1, cet. 2 (Jakarta: Amzah, 2019), h.78
Strategi Mengelola Stres Berdasarkan Teori Psikologi Modern Konstitusional | Jurnal Ilmiah WahanaPendidikan,”accessedMarch26,2026,https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12241.
Teguh Wibowo and Irma Mangar, “Krisis Integritas Dan Lemahnya Supremasi Hukum Menjadi Ancaman Korupsi Terhadap Masa Depan Bangsa Indonesia,” Jurnal Hukum Sasana 12, no. 1 (2026): 43–50, https://doi.org/10.31599/sasana.v12i1.4703.
Wahbah az-Zuhaili, Tafsir Al-Munîr: Aqidah, Syari’ah, Manhaj, Jilid 5, terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk. (Jakarta: Gema Insani Press, 2011), h. 66
Zulheldi, 6 Langkah Metode Tafsir Maudhu’I (Depok: Rajawali Pers, 2017), h. 26-28



