Relasi Islam dan Politik Menurut Pemikiran Abdurrahman Wahid dan Muhammad Amien Rais
DOI:
https://doi.org/10.52431/tafaqquh.v14i1.4506Keywords:
Pemikiran Politik Islam, Demokrasi, Pluralisme, Masyarakat, Abdurrahman Wahid, Muhammad Amien RaisAbstract
Islamic political thought in Indonesia has evolved in line with social dynamics and the need for a democratic system that is not solely oriented toward power, but also toward moral and religious values. This study aims to analyze the relationship between Islam and politics in the thinking of Abdurrahman Wahid and Amien Rais, as well as their contributions to building an inclusive and democratic political system. The method used is a qualitative literature study approach through a review of various relevant scientific sources. The results show that both figures reject the formalization of Islam as a state ideology but emphasize the importance of Islamic values as an ethical foundation in political life. Gus Dur views Islam as a social ethic that supports pluralism, democracy, and humanity, while Amien Rais emphasizes the concept of social monotheism as a moral basis for realizing justice and prosperity. Thus, their thinking demonstrates that Islam can coexist harmoniously with modern democracy without having to be realized in the form of a formal Islamic state.
Downloads
References
Aprianto, Epran. “Peran Abdurahman Wahid dalam Politik di Indonesia (1999–2001).” Intelektualita 5, no. 2 (2016): 133-135.
Asmara, Musda. “Islam dan Pluralisme dalam Pembangunan Politik di Indonesia (Perspektif Pemikiran Abdurrahman Wahid).” FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman 2, no. 1 (2017): 68.
Asiyah, Nur. “Analisis Kritis Pemikiran Pendidikan Progresif Abdurrahman Wahid.” Journal of Islamic Studies and Humanities 6, no. 1 (2021): 33.
Aulia, Ajeng Hijriatul, et al. “Perbandingan Pemikiran Ketatanegaraan dalam Islam: Fazlur Rahman dan Muhammad Amien Rais.” Innovative: Journal of Social Science Research 4, no. 3 (2024): 7-8.
Efendi. Pendidikan Islam Transformatif ala KH. Abdurrahman Wahid. Bogor: Guepedia, 2016.
Faisol. Gus Dur & Pendidikan Islam: Upaya Mengembalikan Esensi Pendidikan di Era Global. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.
Gunawan, Asep Indra. “Pandangan Yusuf Al-Qardhawi dan M. Amien Rais tentang Hubungan Agama dan Negara dalam Perspektif Siyasah Syar’iyah.” At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah 4, no. 1 (2019): 88-90.
Khoiri, Ach. “Pemikiran Politik Islam di Indonesia.” Voice Justisia: Jurnal Hukum dan Keadilan 3, no. 1 (2019): 8-16.
Mahfud, Muhammad. “Membumikan Konsep Etika Islam Abdurrahman Wahid dalam Mengatasi Problematika Kelompok Minoritas di Indonesia.” Tafáqquh: Jurnal Penelitian dan Kajian Keislaman 6, no. 1 (2018): 42.
Muammar, Arif. “Pemikiran Politik Amien Rais: Strategi Politik Adiluhung bagi Negara Demokrasi.” Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik 1, no. 2 (2024): 141-146.
Musawamah, Aprilia, et al. “Pembaharuan Politik Islam di Indonesia.” Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam 5, no. 1 (2025): 3-4.
Prakoso Aji, M. “Analisis Dinamika Pemikiran Amien Rais tentang Konsepsi Islam dan Politik.” Journal Syntax Idea 5, no. 10 (2023): 1757-1758.
Rahalestari, Widaya, Aswar, dan Fiqi Restu Subketi. “Humanisme sebagai Etika Politik: Relasi Negara dan Agama dalam Pemikiran Abdurrahman Wahid.” Takuana: Jurnal Pendidikan Sains dan Humaniora 4, no. 4 (2026): 1942-1944.
Rais, M. Amien. Cakrawala Islam: Antara Cita dan Fakta. Bandung: Mizan, 1987.
Rochmat, Saefur. “Pandangan Abdurrahman Wahid tentang Relasi Islam dan Negara: Pendekatan Sosio-Kultural.” Millah 10, no. 2 (2011): 335-337.
Saoki. “Islam dan Negara Menurut M. Natsir dan Abdurrahman Wahid.” Al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam 4, no. 2 (2014): 360.
Suara Amien Rais Suara Rakyat. Jakarta: Gema Insani, 1998.
Taufani. “Pemikiran Pluralisme Gus Dur.” Jurnal Dakwah Tabligh 19, no. 2 (2018): 198-217.
Tauhid Sosial: Formula Menggempur Kesenjangan. Bandung: Mizan, 1998.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilyatul Azkia, Rifda Nur Miftahuromah, Surya Sukti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada CONTACT.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA).
- Semua Informasi yang terdapat di Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman bersifat akademik. Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.


