Kearifan Lokal dalam Membangun Harmoni Masyarakat Multireligius Suku Tengger
DOI:
https://doi.org/10.52431/tafaqquh.v14i1.4656Keywords:
Moderasi Beragama, Interaksi Sosial, Suku TenggerAbstract
Indonesia merupakan negara majemuk yang ditandai oleh keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya sehingga diperlukan upaya untuk menjaga harmoni sosial melalui moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk interaksi sosial masyarakat multireligius Suku Tengger di Kabupaten Probolinggo sebagai representasi praktik moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat dan warga Tengger, sedangkan data sekunder diperoleh dari arsip, dokumen, serta dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Tengger yang terdiri atas pemeluk agama Hindu dan Islam mampu hidup berdampingan secara harmonis melalui budaya gotong royong, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap tradisi lokal. Nilai moderasi beragama tercermin dalam berbagai aktivitas sosial, seperti kerja sama pengelolaan sumber air, pembangunan rumah, kegiatan pertanian, serta keterlibatan bersama dalam ritual adat Yadnya Kasada. Selain itu, penggunaan sarung sebagai identitas budaya bersama menjadi simbol integrasi sosial yang melampaui batas agama dan status sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal masyarakat Tengger berperan penting dalam membangun kehidupan multireligius yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Downloads
References
Akhmad, Nurul. Ensiklopedia Keragaman Budaya. Semarang: Alprin, 2019.
Ambayoen, Mas Ayu. “Pola Komunikasi Masyarakat Tengger Dalam Sosialisasi Tradisi Entas Entas, Praswala Gara, Dan Pujan Kapat Studi Kasus Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo.” Institut Pertanian Bogor, 2006.
Batoro, Jati. Keajaiban Bromo Tengger Semeru Analisis Kehidupan Suku Tengger - Antropologi - Biologi Di Lingkungan Bromo Tengger Semeru Jawa Timur. Malang: Universitas Brawijaya Press, 2017.
Binada, Ulfa. “Konstruksi Identitas Komunal Masyarakat Adat Suku Tengger Dari Zaman Kerajaan Hingga Pasca Reformasi.” Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter Vol. 3, no. 1 (2019). https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2019.003.01.6.
Dante, Cak. “Wawancara Pribadi Dengan Cak Dante, 29 April 2026.” Wonokerto: Wawancara Pribadi, 2026.
Dewi, Ni Putu Sinta. Interaksi Sosial Dalam Pengantar Sosiologi. Sumatera Barat: PT Mafy Media Literasi Indonesia, 2023.
et al, Isra Widya Ningsih. Indonesiaku Bhinneka Tunggal Ika. Yogyakarta: Samudra Biru, 2022.
Hefner, Robert W. Hindu Javanese Tengger Tradition and Islam. New Jersey: Princeton University Press, 1985.
Huda, M Thoriqul, and Irma Khasanah. “Budaya Sebagai Perekat Hubungan Antara Umat Beragama Di Suku Tengger.” Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 2, no. 2 (2019). https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/sangkep/article/download/801/515/1700.
Kuntowijoyo. Perubahan Sosial Dalam Masyarakat Agraris: Madura 1850-1940. Translated by Machmoed Effendhie and Punang Amaripurja. Yogyakarta: Metabangsa, 2002.
Kus, Mbok. “Wawancara Dengan Mbok Kus, 29 April 2026.” Wonokerto: Wawancara Pribadi, 2026.
Muhibbin, Ustadz. “Wawancara Dengan Ustadz Muhibbin, 29 April 2026.” Tengger: Wawancara Bersama, 2026.
Nanang, Sony Sukmawan, Endrayanto Rahmi Febriani, Dina Fitria Hasanah Zulya, Rachma Bahar Holifatul, Hasanah Asri Kamila, Ramadhani Elvin Nuril, and Firdaus. Sangsaka Saujana Tengger. Malang: Media Nusa Creative (MNC Publishing), 2020.
No, Pak. “Wawancara Dengan Pak No, 29 April 2026.” 2026.
Purwanto, Edi. “Representasi Wong Tengger Atas Perubahan Sosial Dalam Perspektif Social Indetity Theory (Studi Etnografi Di Desa Wonokerto Dan Ngadar Probolinggo).” Universitas Islam Negeri Malang, 2007.
Qomariah, Nurul. “Potret Kemajemukan Suku Tengger: Menelisik Interaksi Sosial Masyarakat Suku Tengger Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo (1973-2019).” Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2024.
Saleh, Syamsudhuha. “Kebijakan Pemerintah Orde Baru Dalam Menata Hubungan Antar Umat Beragama Di Indonesia.” Jurnal Al-Adyaan Vol. 7, no. 1 (2020). https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/adyan/article/view/56979/22278.
Smith-Hefner, Nancy J. “The Litany of The World’s Beginning: A Hindu-Javanese Purification Text, Journal of Southest Asian Studies.” Journal of Southeast Asian Studies Vol. 21, no. 2 (1990). https://os.pennds.org/archaeobib_filestore/pdf_articles/JSEAS/1990_21_2_Smith-Hefner.pdf.
Sudariyatno. Interaksi Sosial. Semarang: Alphrin, 2019.
Suyono, Capt. R. P. Mistisime Tengger. Edited by Ramelan. Yogyakarta: LKIS Yogyakarta, 2009.
Zaenab, Siti. Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif: Perspektif Kekinian. Malang: Selaras, 2015.
Zainab, Siti. “Islamisasi Di Tengger Sukapura Probolinggo.” IAIN Sunan Ampel Surabaya, 1994.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Taufik Nur Rohman, Farah Fadia Ferdayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada CONTACT.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA).
- Semua Informasi yang terdapat di Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman bersifat akademik. Tafaqquh: Jurnal penelitian dan kajian Keislaman tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.


