Pendampingan Remaja Muslim dalam Membangun Pergaulan Sehat Perspektif Hukum Islam di SMAN 20 Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.52431/abdimasy.v5i1.4683Keywords:
Pendampingan Remaja Muslim, Pergaulan Sehat, hukum islam, Etika PergaulanAbstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola komunikasi serta interaksi sosial remaja. Kondisi tersebut memunculkan berbagai tantangan, seperti menurunnya etika komunikasi, lemahnya kontrol diri, dan kecenderungan perilaku sosial yang menjauh dari nilai-nilai keislaman. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan yang dapat meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya pergaulan sehat berdasarkan perspektif Hukum Islam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesadaran siswa terkait etika pergaulan Islami serta pentingnya menjaga perilaku sosial yang sesuai dengan ajaran Islam. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 20 Surabaya pada 23–26 Februari 2026 dalam rangkaian Pondok Ramadan. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, analisis kasus, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan partisipasi yang baik. Selain itu, siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika pergaulan, pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif, serta penerapan prinsip Hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam mendorong terbentuknya perilaku sosial remaja yang lebih positif dan harmonis.



