Peningkatan Financial Wellness dan Pencegahan Pinjaman Online Melalui Literasi Keuangan Syariah Berbasis Digital Bagi Karyawan Toko Sahabat Baru 2 Kota Kediri
DOI:
https://doi.org/10.52431/abdimasy.v4i2.4810Keywords:
Financial wellness, Literasi keuangan syariah, Pinjaman online, Keuangan digital, Karyawan ritelAbstract
Perkembangan layanan keuangan digital telah memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko penggunaan pinjaman online yang dapat berdampak pada kondisi keuangan individu apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang memadai. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi karyawan Toko Sahabat Baru 2 Kota Kediri yang memerlukan penguatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijaksana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan financial wellness, memperkuat literasi keuangan syariah berbasis digital, serta meningkatkan kesadaran terhadap risiko penggunaan pinjaman online. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan konsultasi yang didukung dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan mengenai kesejahteraan keuangan, edukasi prinsip-prinsip keuangan syariah, pelatihan penggunaan aplikasi keuangan digital, serta pendampingan dalam memahami pengelolaan keuangan yang sehat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perencanaan keuangan, pengendalian pengeluaran, pembentukan dana darurat, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan keuangan pribadi. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap risiko penggunaan pinjaman online dan pentingnya menerapkan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam pengambilan keputusan finansial. Program edukasi yang mengintegrasikan literasi keuangan syariah dan teknologi digital terbukti menjadi pendekatan yang relevan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keuangan serta membangun perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.



