Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly <div>ISSN (Cetak): 2830-3865</div> <div>ISSN (Online): 2828-9331</div> <div>Jurnal Ushuluddin terbitan Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang bekerjasama dengan Lembaga Penerbitan dan Jurnal Ilmiah (LPJI) IAIBAFA. Jurnal Ushuluddin berisi hasil penelitian keushuluddinan (ilmu dasar Islam). Fokus utama Jurnal Ushuluddin meliputi: Kajian Alquran dan Tafsir, Hadis, Akidah, Pemikiran Islam dan Tasawuf.</div> <div>Jurnal Ushuly adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan dua kali setahun (April dan Oktober).</div> <div><strong>Alamat Penerbit</strong>: KH. A. Wahab Hasbulloh Street Gg. II No. 120 A Tambakberas Jombang Jawa Timur, Phone. (0321) 855530, Fax. (0321) 855530, Email: <a href="https://mail.google.com/mail/" target="_blank" rel="noopener">jurnalushuly@gmail.com</a></div> Fakultas ushuluddin dan Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang en-US Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2830-3865 AMANAH DALAM AL-QUR’AN KAJIAN TEMATIK DALAM TAFSIR AL-AZHAR http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushulyjuli22_04 <p>Tuhan menciptakan dan menghidupkan kembali manusia di dunia ini, tentunya hanya untuk beribadah kepada-Nya. Allah memberikan segala fasilitas yang lengkap untuk menunjang kewajiban manusia. Di sisi lain, Allah juga memberikan amanat yang harus dijalankan oleh hamba-hamba-Nya. Amanah itu banyak variannya, ada amanah yang datangnya dari Tuhan, ada amanah yang datang dari sesama manusia dan masih banyak lagi amanah lainnya. Tentunya apapun bentuk amanah dari siapapun amanah yang dibebankan, kita harus siap untuk selalu menjaganya.</p> <p>Buya Hamka merupakan salah satu tokoh pada masanya yang berhasil memunculkan tafsir yang disebut Tafsir Al-Azar. Tafsir ini menjelaskan latar belakang kehidupan penafsir secara lugas. Hal tersebut memanifestasikan karakter masyarakat dan sosial budaya yang terjadi pada saat itu. Selama 20 tahun, tulisan-tulisannya mampu merekam kehidupan dan sejarah sosial politik masyarakat tergigit dan menunjukkan aspirasinya untuk mengangkat pentingnya dakwah di nusantara.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan menggunakan sumber data dalam rangka penyempurnaan kajian ilmiah. Dalam menggunakan analisis data, deskripsi analitis dapat digunakan.</p> Yana Mulyana M. Sholihin Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-01 2022-07-01 1 2 174 186 10.52431/ushuly.v1i2.573 KONSEP ALQUR’AN TENTANG ARTI FEMINIM DALAM PERSAKSIAN http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushulyjuli22_5 <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini akan mendeskripsikan konsep feminisme dalam masalah kesaksian dalam Al-Qur'an 2:1, kaum feminis menentang kesaksian 2:1 dalam Al-Qur'an sebagai bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep feminisme dari permasalahan saksi 2:1 sekaligus kritik terhadap feminisme, dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep saksi dua lawan satu dalam al-Qur'an merupakan konsep qot'i dan tidak dapat diubah. Hal ini didasarkan pada agama yang diturunkan, yaitu Al-Qur'an. Sementara konsep feminisme yang dikandung di Barat sendiri merupakan produk budaya, pendapat saksi 2:1 feminisme sangat diskriminatif, karena sejak awal penciptaan manusia, Al-Qur'an sangat memuliakan perempuan.</p> Setio Budi Muchlisin Muchlisin Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-01 2022-07-01 1 2 187 201 10.52431/ushuly.v1i2.1039 AURAT DALAM AL-QURAN http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushulyjuli22_06 <p><strong>Abstrak</strong> Dalam penelitian ini dijelaskan maksud daripada penafsiran Qs Al-Ahzab: 59 yang mana didalamnya terkandung perintah menutup aurat dan batasan-batasan aurat perempuan, penelitian ini mengambil corak penafsiran <em>Al-Ad?bi Al-Ijt?ma’</em><em>i </em>yaitu corak penilitian yang berikblat pada kemasyarakatan. oleh karenanya muncul pendapat-pendapat yang dirasa lebih relevan untuk diangkat karena ulama’ menafsirkan sesuai dengan keadaan masyarakat pada masanya dan keadaan geografisnya. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (<em>library research) </em>atau telaah pustaka sumber datanya terdapat sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis. Dengan menganalisis berbagai sumber baik primer maupun sekunder menghasilkan kesimpulan: 1) seluruh ulama’ menyatakan wajibnya menutup aurat perempuan. 2) adapun batasan-batasan Aurat pada dasarnya terjadi ikhtilaf antar para Ulama’ dalam setiap generasi akan tetapi tidak perbedaan yang segnifikan perbedaan tersebut dipengaruhi oleh budaya dan kondisi geografis.</p> Hikma Fiya Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-01 2022-07-01 1 2 202 220 10.52431/ushuly.v1i2.584 KECERDASAN NABI YUSUF DALAM AL-QURAN PERSPEKTIF TAFSIR MAQASIDI IBNU 'ASHUR http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/525 <p><strong>Abstrak:</strong> Kecerdasan merupakan potensi akal yang dianugerahkan Allah SWT yang kemudian dikaji secara mendalam oleh para peneliti barat sejak 1905 oleh Alferd Binet hingga masuk abad 21 oleh Zohar dan Marshall. Upaya tersebut menghasilka kajian mengenai kecerdasan manusia dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian penting yaitu: (1)kecerdasan intelektual, (2)kecerdasan emosional, (3)kecerdasan spiritual. Kajian <em>maqâ?id al-qur’ân </em>yang membawa visi misi merealisasikan kemaslahatan manusia, digunakan sebagai media menelaah kemapanan tiga aspek kecerdasan manusia dalam al-Quran, yang dalam hal ini direpresentasikan oleh tokoh ideal yang diceritakan oleh al-Quran yaitu sosok Nabi Yusuf as. Penelitian ini tergolong jenis <em>library research </em>dengan menggunakan pengumpulan data secara deskriptif analitik. Sedangkan metode penafsiran tafsir tematik dan bercorak <em>maqâ?idî </em>ini menggunakan <em>Tafsîr Maqâsidî Ibnu ‘Âshûr </em>yaitu sebuah kitab berjudul <em>Tafsîr al-Tahrîr wa al-Tanwîr</em> yang merupakan mahakarya seorang ulama kontemporer abad 20 yang memaparkan metode khusus dalam mengungkap <em>maqâ?idî al-qur’ân </em>sehingga hasil penelitian menunjukkan sejumlah 20 ayat dalam Surah Yusuf menginterpretasikan kesempurnaan kecerdasan Nabi Yusuf dengan perincian, (1) kecerdasan intelektual terdiri dari 10 ayat, (2)kecerdasan emosional terdiri dari 5 ayat, (3)kecerdasan spiritual terdiri dari 10 ayat. Dan keseluruhannya terdapat dalam Surah Yusuf.</p> Qurrotu A'yunina Nahdati Amrulloh Amrulloh Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-08 2022-07-08 1 2 135 149 10.52431/ushuly.v1i2.525 Dain Dalam Perfektif Kajian Islam http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushulyjuli22_02 <p>Utang, menurut terminologi fiqh muamalah mengenai utang dan piutang disebut juga “dain” sedangkan pendapat para fuqaha bahwa utang adalah pemberian sejumlah harta yang dibutuhkan oleh peminjam dengan berbagai syarat dan ketentuan dan peminjam mempunyai kewajiban untuk mengembalikan. tanpa ada kelebihan dan sesuai dengan waktu yang ditentukan Hutang adalah suatu usaha untuk memberikan pinjaman kepada seseorang dengan syarat dan ketentuan dari pihak peminjam yang mengembalikannya sebagai gantinya. Sedangkan yang dimaksud dengan piutang adalah uang yang dipinjamkan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa hutang usaha adalah uang atau harta yang diberikan oleh peminjam kepada peminjam untuk dimanfaatkan dan akan dikembalikan kepada peminjam dalam jumlah yang sama pada saat ia mampu untuk melunasinya. Al-Qur'an memiliki arti sebagai hudallinas, yang merupakan salah satu fungsi utama Al-Qur'an. Dalam penjelasan lain, Al-Qur'an disebut juga Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. Sebagai risalah universal dan merupakan pedoman yang lengkap dan menyeluruh bagi manusia. Sebagai wahyu Allah swt., dan mukjizat kitab suci yang berisi Ibra dan hikmah yang wajib dipelajari karena merupakan pedoman bagi seluruh umat manusia. Salah satu referensi tafsir adalah tafsir karya ulama terkemuka di bidang tafsir, Al-Hafizh bin Kasir yang lebih dikenal dengan Tafsir bin kasir dan juga tafsir Fi zhilal. Kedua tafsir Tafsir ini merupakan salah satu kitab tafsir bil matsur yang telah diterima di kalangan umat Islam dan sekaligus menjadi acuan dalam penafsiran al-Qur'an.</p> Anang dwi arif febrianto Farhan Masrury Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-08 2022-07-08 1 2 150 161 AMAR MA’RÛF NAHÎ MUNKAR PERSEKTIF TAFSÎR IBNU KATSÎR DAN TAFSÎR AL-MUNÎR http://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushulyjuli22_03 <p><em>Amar ma’rûf nahî</em> <em>munkar</em> memegang fungsi penting agama sebagai kontrol sosial. Dengan <em>a</em><em>mar ma’rûf nahî</em> <em>munkar</em> akan menjadi tegaknya pilar-pilar akhlaq yang mulia dan agung.</p> <p>Rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimana <em>amar ma’rûf nahî munkar</em> menurut Ibnu Katsîr? (2) Bagaimana <em>amar ma’rûf nahî munkar </em>menurut Wahbah Zuhaili? (3) Bagaimana komparasi penafsiran Ibnu Katsîr dan Wahbah Zuhaili tentang <em>amar ma’rûf nahî munkar</em> ?</p> <p>Jenis penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan metode deskiptif analitis. Teknik pengumpulan data: Mengindentifikasi ayat, lalu menelusuri pendapat-pendapat ulama terkait <em>a</em><em>mar ma’rûf nahî</em> <em>munkar</em>, kemudian mencari penafsiran, kemudian menarik kesimpulan. Menggunakan pendekatan tafsir komparatif.</p> <p><em>Amar ma’rûf nahî munkar</em> menurut Ibnu Katsîr adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. <em>amar ma’rûf nahî munkar</em> menurut Wahbah Zuhaili adalah menyeru diri sendiri dan orang lain untuk melaksanakan amalan-amalan yang dinilai baik oleh <em>syara</em>', <em>akhlaq</em>, akal dan maslahat umum.</p> <p><em>A</em><em>mar ma’rûf nahî</em> <em>m</em><em>u</em><em>nkar</em> merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan. Karena dalam <em>a</em><em>mar ma’rûf nahî</em> <em>munkar</em> terdapat cita-cita mulia, yaitu terwujudnya persatuan dan juga kemaslahatan umat.</p> Luthva Varidah Copyright (c) 2022 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2022-07-01 2022-07-01 1 2 162 173 10.52431/ushuly.v1i2.567