Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin https://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly <div>ISSN (Cetak): 2830-3865</div> <div>ISSN (Online): 2828-9331</div> <div>Jurnal Ushuluddin terbitan Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang bekerjasama dengan Lembaga Penerbitan dan Jurnal Ilmiah (LPJI) IAIBAFA. Jurnal Ushuluddin berisi hasil penelitian keushuluddinan (ilmu dasar Islam). Fokus utama Jurnal Ushuluddin meliputi: Kajian Alquran dan Tafsir, Hadis, Akidah, Pemikiran Islam dan Tasawuf.</div> <div>Jurnal Ushuly adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan dua kali setahun (April dan Oktober).</div> <div><strong>Alamat Penerbit</strong>: KH. A. Wahab Hasbulloh Street Gg. II No. 120 A Tambakberas Jombang Jawa Timur, Phone. (0321) 855530, Fax. (0321) 855530, Email: <a href="https://mail.google.com/mail/" target="_blank" rel="noopener">jurnalushuly@gmail.com</a></div> Fakultas Ushuluddin dan Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang en-US Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2830-3865 Peran Wanita Karir Dalam Al-Qur’an https://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushuly_jan26_4 <p>Wanita memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, termasuk dalam bidang karir. Fenomena mengenai wanita berkarir sering menimbulkan perdebatan antara tanggung jawab rumahtangga atau domestik dan partisipasi publik atau ranah sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pandangan M. Quraish Shihab dalam tafsir Al-Misbah mengenai wanita karier berdasarkan pendekatan tematik terhadap ayat-ayat al-Qur’an. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menelaah penafsiran Quraish Shihab yang menekankan keseimbangan antara tugas domestik dan aktivitas profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa wanita diperbolehkan berkarier selama tidak mengabaikan tanggung jawab utama sebagai istri dan ibu. Dengan demikian, tafsir Al-Misbah menegaskan pentingnya peran wanita dalam hal karier sebagai bentuk kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.</p> Aulina Fattatin Nimah Copyright (c) 2026 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2026-01-10 2026-01-10 5 1 52 64 10.52431/ushuly.v5i1.4025 Relasi Ulama Dan Umara Dalam Al-Qur’an https://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushuly_jan26_1 <p>Orang yang berwenang menyelenggarakan suatu sistem pemerintahan disebut pemimpin atau umara, sedangkan orang yang ahli dalam ilmu agama Islam disebut ulama, bentuk tunggal dari kata alim. Tentu saja peran ulama dalam menjalankan perannya sebagai umara adalah mendampingi, mengawasi, dan menasihati umara dalam kapasitasnya sebagai pemimpin bangsa. Umara dan ulama bersama-sama membangun bangsa dengan tujuan mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan. Dalam penafsirannya terhadap QS. Yusuf: 47–49, Quraish Shihab menjelaskan mengapa Nabi Yusuf dan Raja Mesir bekerja sama dengan baik saat itu. Ini menunjukkan betapa pentingnya persahabatan mereka untuk diusung. Jadi memunculkan pertanyaan bagaimana relasi ulama dan umara? Jenis penelitian ini ialah deskriptif analisis, bila dilihat dari jenis penelitian ini bersifat riset kepustakaan <em>(Library Research)</em>. Ulama mempunyai peran dan fungsi mereka sendiri, begitu pula dengan umara. Namun, keduanya saling berkaitan dalam hal-hal tertentu dan saling memperkuat, seperti dalam memecahkan masalah masyarakat melalui musyawarah, memperjuangkan keadilan, dan mencintai kebaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa relasi antara ulama dan umara sebenarnya tidaklah berbeda secara mutlak, melainkan saling berkaitan satu sama lain. Dengan demikian, pemisahan antara keduanya tidak selalu menghasilkan sekularisme. Ulama dan umara mungkin memiliki pemahaman yang berbeda, namun tetap memiliki hubungan yang erat.</p> Lana Nur Auliya Fathoni Fathoni Copyright (c) 2026 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2026-01-05 2026-01-05 5 1 1 17 10.52431/ushuly.v5i1.3604 Telaah Tafsir Atas Peran Angin dan Awan dalam Menjaga Keseimbangan Alam Menurut Al-Qur’an https://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushuly_jan26_2 <p>Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran angin dan awan dalam pemeliharaan keseimbangan alam yang didasarkan pada persepektif Al-Qur'an. Dengan menerapkan metodologi kualitatif deskriptif, penelitian ini mengadopsi pendekatan studi literatur untuk menghimpun informasi dari berbagai sumber yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa angin dan awan bukan hanya berfungsi sebagai elemen cuaca, tetapi juga sebagai indikator yang memengaruhi fenomena alam lainnya. Awan yang terdiri dari partikel-partikel air didalam atmosfer memberikan informasi penting terkait kondisi cuaca, termasuk kemungkinan terjadinya hujan. Disisi lain, angin memiliki peranan penting dalam mendistribusikan awan serta mendukung proses reproduksi tanaman, serta berkontribusi terhadap keseluruhan ekosistem. Penelitian ini menyoroti bahwa keteraturan dan keharmonisan dalam mekanisme angin dan awan merupakan manifestasi kebijaksanaan Ilahi yang perlu dipahami dan dipelihara oleh manusia agar kehidupan dibumi dapat berlangsung dengan baik.</p> Nurul Hasyqin Lukmanul Hakim Nur Syamsi Anjani Rahmi Intan Sholiha Copyright (c) 2026 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2026-01-05 2026-01-05 5 1 18 33 10.52431/ushuly.v5i1.3707 Eksplorasi Ayat Pengendalian Emosi Diri Melalui Tafsir Ibnu Katsir https://jurnal.iaibafa.ac.id/index.php/ushuly/article/view/ushuly_jan26_3 <p>Emotional control is very important in human life, especially to reduce tension that arises due to mounting inner conflict. In this context, the Qur'an gives instructions to humans to control their emotions in order to reduce physical and psychological tensions and their negative effects. Likewise in the hadith of the Prophet SAW. Many remind their followers to always control their emotions in order to create a harmonious and balanced life. This problem of controlling emotions is very related to humans or society. Looking at the interpretation used by Ibn Katsir, he often quotes the hadiths of the Prophet or the opinions of friends and tabi'in which explain controlling emotions. Apart from that, he also analyzed verse by verse according to the order and explained the munasabah of the verses.</p> Bintan Ainak Farhan Masrury Copyright (c) 2026 Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 2026-01-10 2026-01-10 5 1 34 51 10.52431/ushuly.v5i1.3625